Senin, 15 Februari 2016

The Last Warriors

Chapter I : Pelarian

  Kilat menyambar langit diantara gelapnya malam yang mendung,namun tingginya gedung seakan menantang yang sedang marah tersebut .orang- orang sedang sibuknya mencari tempat berteduh sebelum hujan turun.
  tak jauh dari tegaknya gedung -gedung pencakat langit tersebut terdapat gang kecil yang suram sepi ,tiba- tiba saja pipa bawah tanah tersebut meledak sambil menyemburkan pijaran api yang panas membara ,pelan -pelan saja pijaran api tersebut mulai meredup dan pijaran tersebut menampakkan sesosok manusia ,seorang gadis berambut merah panjang .
''huh...akhirnya bebas juga ,dimana aku sekarang?,ah sudahlah yang penting aku tidak dikejar lagi oleh mereka,aku harus mencari kain tuk menutup tubuhku ini ''
tak lama kemudian ia menemukan kain yang cocok tuk menutupi tubuhnya yang polos tersebut di tempat sampah,iapun bergegas meninggalkan tempat tersebut sambil tetap mewaspadai sekitar terhadap seseorang yang mencurigakan.
Ditengah keramaian kota yang padat tersebut ia terus berjalan diantara lautan manusia yang hendak mencari tempat berteduh sebelum hujan turun. Namun tiba - tiba saja terdengar suara ledakan dari salah satu gedung. Orang-orang pun mencari perlindungan dari ledakan tersebut .Dari puncak salah satu gedung nampak sesosok wanita membawa rudal Basoka di tangan kirinya serta pria yang membawa katana.
''akhirnya kami menemukanmu ,kembalilah bersama kami !''ucap wanita berambut merah pendek tersebut .
''tidak akan ''
''kalau begiti kami harus memaksamu kembali ''
''coba saja kalau berani !''
(bersambung)

main oke,tarbiyah mantap

main oke,tarbiyah mantap.........ehm ,mungkin itu harapan sebagian orang mengenai bermain video game .saat ini banyak sekali game yang ''menyesatkan''dibandingkan memotivasi seseorang walau ada sih namun jumlahnya sedikit .
karena kuantitas game yang berbobot bisa dibilang minoritas maka kita perlu selektif dalam memilihnya apalagi di indonesia belum memiliki lembaga sensor untuk game.
beriku beberapa langkah dalam memilih game yang cocok bagi anda sekeluarga :
  1. lihatlah rating pada game tersebut ,biasanya tercantum di sisi pojok wadah dvd nya
  2. pastikan game tersebut tidak memvisualkan kekerasan dan pornografi yang vulgar
  3. awasi siapa pemainnya jika anak kecil memainkan game gulat itu perlu diawasi  




Rabu, 13 Januari 2016

Filosofi game online


 Assalamualaikum wr wb
afwan jika ane lama gak update blog,harap maklum mahasiswa paru waktu, setengah sehari buat kuliah setengah sehari buat kerja sisanya buan online,ngomong-ngomong soal online,Apa yang terbesit dibenak anda saat mendengar kata game online?
  • Kegiatan yang buang-buang waktu & uang, 
  • sumber sifat asosial,
  • bikin orang ketagihan sampai lupa segala hal
  •  bikin prestasi merosot
Itu beberapa "efek negatif" yang ada pada game online namun dibalik itu semua game online juga memiliki "efek positif"seperti
  • melatih kemampuan motorik otak dengan panca indera,
  •  menjadikan anak mudah konsentrasi,
  •  menbantu daya ingat & fokus akan obyek/ target,
  •  melatih komunikasi & strategi
  • mengatur rekan team saat party menghadapi monster atau team lain.

semua memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing asal kita bisa mengaturnya biar tidak berlebihan,bukannya kita tidak boleh berbuat yang serba "terlalu" bukan?,bener gak bang?

Selasa, 23 Juli 2013

Tips Merawat PS2



Berikut ini adalah tips tentang
penggunaan PS2 supaya bisa tahan
lama.


1. Jangan mencabut Memory Card
sebelum PS2 kamu dimatikan.


2. Jangan biasakan menekan EJECT
ketika game sedang berlangsung
(dimainkan).


3. Saat mengganti game jangan
langsung menekan tombol EJECT,
baiknya tekan RESET terlebih dahulu
baru kemudian tekan EJECT.


4. Jaga kebersihan PS2. Selalu
bersihkan debu-debu yang
menempel di body PS2 terutama
yang dekat atau disekitar lubang
sirkulasi udara. Kalau tidak
dimainkan sebaiknya ditutupi dengan
plastik atau kain supaya debu tidak
melekat di PS2. Kalau perlu gunakan
vacum cleaner untuk menyedot debu
yang ada dilubang sirkulasi udara
selama seminggu sekali.


5. Kalau main sendiri, sebaiknya stik
yang satunya disimpan.


6. Jangan biasakan main game PS1,
DVD Movie, atau MP3 menggunakan
PS2. Kalau perlu gunakan player lain,
hal ini sangat membantu supaya
optik PS2 jadi tahan lama.


7. Kalau ingin mematikan langsung
mencabut kabelnya saja. Saklar
power yang ada dibelakang PS2 juga
perlu dimatikan, setelah itu baru
cabut kabelnya dari aliran listrik.


8. Jangan biarkan PS2 dalam
keadaan mode Stand By (tombol
reset menyala merah) dalam waktu
yang lama, karena bisa beresiko
terkena sambaran petir.


9. Jangan biarkan PS2 dalam
keadaan PAUSE lebih dari 5 menit,
kalau mau ditinggal lama sebaiknya
di save gamenya lalu dimatikan saja
PS2-nya.


10. Jangan main game yang CD/
DVD-nya banyak tergores atau
kotor. Selalu bersihkan CD/DVD
game yang ingin dimatikan.


11. PS2 sebaiknya jangan dibawa-
bawa atau dipindah-pindahkan agar
terhindar dari gangguan benturan,
jatuh, atau yang lainnya.


12. Yang terakhir dan paling penting,
jangan biarkan orang lain memainkan
PS2 kamu tanpa pengawasan kamu,
terutama anak-anak yang belum
cukup umur.


Kamis, 13 Juni 2013

5 hal unik pada nintendo 3DS

1.satu-satunya handheld nintendo yang memiliki kualitas audio visual setara console next gen seperti PS3 & XBOX 360
2.satu-satunya handheld yang bisa menampilkan efek 3D,kendali gerak,& kendali suara
3.dapat memainkan game NDS langsung di slotnya
4.sebelum dirilis sudah banyak developer game besar yang mendaftarkan game buatan mereka yang sebelumnya ada di console
5.handheld yang bisa menampilkan efek 3D pada kartu TGC.

Rabu, 15 Mei 2013

jika Nvidia punya konsol handheld



Apa jadinya jika Nvidia yang kita kenal sebagai pabrikan prosesor PC dan Konsol video game juga punya Konsol game buatan mereka sendiri? semua bisa saja terjadi seperti yang diberitakan dibawah ini :
"Nvidia SHIELD merupakan konsol handheld keluaran Nvidia yang pertama kali diumumkan keberadaannya pada 7 Januari 2013 lalu. Kemudian pada 14 Mei kemarin, pihak Nvidia sudah mengumumkan secara resmi bahwa Nvidia SHIELD akan segera dirilis pada Juni 2013, dan dapat dibeli dengan kocek $349.99 USD. Bersamaan dengan pengumuman tanggal rilis dan harga, Nvidia juga sudah mengeluarkan lima game baru untuk konsolnya tersebut, yaitu Broken Age, Costume Quest, Flyhunter: Origins, Skiing Fred dan Chuck’s Challenge.

  Jika dilihat sekilas, bentuk dari Nvidia Shield mirip dengan kontroler Xbox 360. Hanya saja ditambah dengan layar berukuran 5 inci yang bisa dibuka-tutup, dan tampilan touchscreen yang memiliki resolusi 1280x720. Menurut kabar yang beredar, konsol ini dapat memainkan beberapa game Windows tertentu, seperti Assassins Creed 3, Battlefield 3, Borderlands 2, Dishonored, The Elder Scrolls V: Skyrim, dan lain-lain. Nvidia SHIELD juga kompatibel dengan aplikasi dari GooglePlay, dan tentunya bisa menjalankan game Android."

sumber :  http://www.hotgame-online.com/read/3766/nvidia-hadirkan-konsol-handheld

Selasa, 30 April 2013

riwayat media penyimpan






Cartridges

Cartridge game terdiri dari papan sirkuit cetak yang diletakkan di dalam casing plastik, dengan konektor yang memungkinkan perangkat antarmuka dengan konsol. Papan sirkuit dapat memuat berbagai macam komponen. Semua game cartridge berisi minimal, hanya membaca memori dengan perangkat lunak yang ditulis di atasnya. Banyak cartridge juga membawa komponen yang meningkatkan kekuatan konsol asli, seperti RAM tambahan atau coprocessor Komponen juga dapat ditambahkan untuk memperluas fungsi perangkat keras asli  (seperti gyroscopes, rumble packs, tilt-sensors, light sensors, dll), ini lebih umum pada konsol genggam di mana pengguna tidak berinteraksi dengan permainan melalui terpisah kontroler video game.
 
Cartridge adalah media eksternal yang dahulu  digunakan untuk konsol rumah dan  yang paling umum digunakan Developer, game pada tahun 1995 terjadi perbaikan lanjutan dalam kapasitas (Nintendo 64 menjadi  konsol game terakhir untuk menggunakan Cartridge ).  karena biaya produksi yang relatif tinggi mulai digantikan oleh media optik untuk konsol rumah pada awal abad ke-21, meskipun mereka masih digunakan di beberapa konsol video game genggam.


Cards






Beberapa konsol seperti Sega Master System dan TurboGrafx-16 pernah menggunakan media jenis smart card sebagai media eksternal .cards berfungsi mirip dengan cartridge sederhana. Informasi disimpan pada sebuah chip yang ditempatkan dalam plastik. cards lebih kompak dan sederhana daripada cartridge, meskipun. Hal ini membuat mereka lebih murah untuk memproduksi dan lebih kecil, tapi batas apa yang bisa dilakukan dengan mereka. cards tidak bisa menahan komponen tambahan, dan teknik cartridge umum seperti Bank switching (teknik yang digunakan untuk membuat game sangat besar) tidak mungkin untuk miniaturirasi ke cards di akhir 1980-an.

Compact Disc mengurangi banyak kebutuhan untuk
cards. Optical Discs dapat menyimpan informasi lebih dari cards, dan lebih murah untuk diproduksi. Nintendo GameCube dan PlayStation 2 menggunakan cards memori untuk penyimpanan, tetapi PS Vita, Nintendo DS dan Nintendo 3DS saat ini satu-satunya sistem modern menggunakan cards untuk distribusi game. Nintendo telah lama menggunakan cartridge dengan mereka Game Boy hand heldl karena daya tahan mereka, ukuran kecil, stabilitas (tidak gemetar dan bergetar genggam ketika sedang digunakan), dan konsumsi baterai rendah. Nintendo beralih ke cards dimulai dengan DS, karena kemajuan dalam teknologi memori dibuat menempatkan memori tambahan pada cartridge yang tidak perlu  PlayStation Vita menggunakan flash memori milik sendiri Vita cards Sony sebagai salah satu metode distribusi game.

Magnetic media

 Home computers telah lama menggunakan magnetic storage devices (perangkat penyimpanan magnetik). tape drive dan floppy disk drive adalah perangkat penyimpanan magnetikyang yang umum digunakan pada awal kemunculan mikrokomputer . Popularitas kedua media ini terjadi karena sebagian besar  tape drive atau disk drive dapat menulis materi saat membaca perintah.dalam kondisi stabil dan tidak mudah rusak dibandingkan cartridge game atau cakram optik.

Di antara konsol pertama yang menggunakan media magnetik adalah Bally Astrocade dan APF-M1000, yang keduanya bisa menggunakan kaset melalui ekspansi. Dalam kasus Bally, ini memungkinkan konsol untuk melihat perkembangan permainan baru bahkan setelah Bally menjatuhkan dukungan untuk itu. Sementara media magnetik tetap terbatas digunakan sebagai bentuk utama dari distribusi, dua konsol berikutnya populer juga memiliki ekspansi yang tersedia untuk memungkinkan mereka untuk menggunakan format ini. The Starpath Supercharger dapat memuat Atari 2600 game dari kaset audio; Starpath menggunakannya untuk murah mendistribusikan permainan mereka sendiri 1982-1984 dan sekarang ini digunakan oleh banyak programmer untuk menguji, mendistribusikan, dan bermain software homebrew. The Family Computer System Disk dirilis oleh Nintendo pada tahun 1985 untuk pasar Jepang. Nintendo menjual disk murah dan menjual mesin penjual otomatis di mana pelanggan bisa memiliki permainan baru ditulis ke disk mereka hingga 500 kali.


Optical media

Pada pertengahan 1990-an, berbagai produsen mulai bergeser ke media optik, khususnya CD-ROM, untuk game. Meskipun lebih lambat saat loading game data  dari cartridge tersedia pada waktu itu, namun memiliki significantly yang lebih murah untuk memproduksi game secara massa juga memiliki kapasitas yang lebih besar daripada teknologi cartridge yang ada saat itu. Sega merilis sistem game berbasis CD pertama dengan Mega-CD di Jepang pada tanggal 12 Desember 1991. segera setelah itu diikuti Commodore  dengan Amiga-CD32 pada September 1993 pada era konsol game 32-bit pertama. Pada awal abad 21, semua home consoles telah menggunakan media optik, kemudian  DVD-ROM menggantikan CD-ROM untuk penyimpanan data. PlayStation 3 sistem  bahkan telah menggunakan Blu-ray yang memiliki kapasitas yang lebih tinggi untuk game dan film sedangkan Xbox 360 menggunakan HD DVD dalam bentuk player USB eksternal add-on untuk film