Sabtu, 23 Maret 2013

bersaudara karena GIBOL


tak terasa sudah sebulan maen WE bareng temen di rental PS,walau kalah telak 6-0 ,maklum ,gak biasa maen game sepak bola .namun terkadang  mengasikkan juga .
main barentg bolo terkadang membuat kita merasa kompak dalam menjalin ukhuwah ,tak percaya ,coba anda main sendirian dengan main bareng orang lain,saudara,atau teman .pasti ada yang beda .suasananya lebih ''meriah'' kalau ada lawannya.

Senin, 18 Maret 2013

video game membantu anak dalam terapi


Satu lagi manfaat dari bermain game ditemukan oleh sekelompok peneliti dari University of Padua, Italia. Menurut penelitian tersebut, bermain video game ternyata bisa membantu anak penderita disleksia untuk membaca lebih cepat. Disleksia adalah sebuah kondisi ketidakmampuan belajar pada seseorang yang disebabkan oleh kesulitan pada orang tersebut dalam melakukan aktivitas membaca dan menulis. Disleksia sendiri terbagi menjadi dua macam, developmental dyslexsia yang merupakan disleksia yang bersifat genetik (bawaan sejak lahir), dan aquired dyslexsia yang ditimbulkan karena gangguan atau perubahan cara otak kiri membaca.

Penelitian tersebut melibatkan beberapa anak yang berusia antara tujuh hingga 13 tahun, yang memainkan beberapa mini game bertempo cepat dalam Rayman Raving Rabbids, salah satu game Wii selama 12 jam. Hasilnya, memainkan game bertipe action tersebut bisa meningkatkan kecepatan membaca anak-anak tanpa harus kehilangan ketepatan membacanya, lebih cepat dibandingkan mengajari mereka membaca secara konvensional selama satu tahun. Lebih lanjut, hasil yang didapat dari bermain game tersebut setara dengan mengajari anak-anak membaca dengan metode terbaik sekalipun, bahkan sedikit lebih baik dan lebih efektif.

Andrea Facoetti, salah satu asisten yang ikut berkontribusi dalam penelitian tersebut mengungkapkan, bahwa bermain video game bisa meningkatkan perhatian mereka secara visual, yang juga akhirnya sangat membantu mengembangkan kemampuan membacanya. “Video game dengan banyak aksi bisa meningkatkan banyak aspek dari perhatian visual, yang utamanya berakibat meningkatkan penggalian informasi dari lingkungan,” ungkap Facoetti seperti yang dikutip dari Science Daily. “Anak penderita disleksia dapat belajar untuk lebih fokus terhadap lingkungan tersebut lebih efisien, yang nantinya berakibat bisa menggali informasi yang relevan dari tulisan lebih cepat,” paparnya lebih lanjut.

Sebuah penemuan yang menarik dan kembali membuktikan bahwa bermain video game tidak sepenuhnya merugikan untuk perkembangan anak.


sumber
www.duniaku.net












Minggu, 17 Maret 2013

update buat OUYA





tak dirasa "konsol" game android rasa konsol pabrikan telah dirilis dan kemungkinan bakalan ada update seperti seri handphone seperti dikutip duniaku.net berikut:

"Konsol Android Ouya diharapkan bakal keluar tipe barunya setiap tahun, memanfaatkan penurunan harga komponen hardwarenya yang terus menurun, namun tetap menawarkan standar harga $99.

Demikian strategy OUYA sama seperti vendor ponsel yang selalu menawarkan tipe baru dari setiap kelas ponsel setiap tahunnya. Maka tahun depan bisa saja mereka mengkonfirmasikan OUYA 2 atau OUYA 3 dan seterusnya, dengan konfigurasi yang lebih baik, seperti prosesor yang lebih kuat atau internal storage yang lebih besar, namun dengan tetap membuat game yang dirilis untuk OUYA yang sekarang bisa dimainkan pada OUYA baru nantinya.

OUYA pertama yang akan dirilis Juni 2013 nanti, menggunakan chipset Tegra 3 dengan empat prosesor ARM Cortex A9 yang kecepatannya 1.6GHz. Maka tahun depan, mungkin sudah menggunakan quad-core jenis baru dari Cortex A15, atau bahkan octa core / delapan core.

Seperti yang diterapkan Google dan Apple melalui toko digital mereka, game yang didownload melalui pasar digital OUYA terikat dengan akun khusus. Sehingga ketika kamu mengupgrade OUYA-mu ke OUYA 2 dan seterusnya, kamu masih bisa membawa content-nya ke konsol OUYA selanjutnya."



sumber: www.duniaku .net

Rabu, 13 Maret 2013

riwayat perjalanan playstation

Playstation
Adalah sebuah game console yang telah menggunakan grafis dari era 32-bit. Seringkali juga disebut dengan nama PSX. Playstation merupakan game console perintis yang pertama kali menggunakan CD sebagai media penyimpanan dan bukan catridge. Playstation pertama kali diluncurkan di Jepang pada tanggal 3 Desember 1994, Amerika Serikat pada tanggal 9 September 1995, dan Eropa 29 September 1995.

Sejarah Playstation

Tahun 1986
Nintendo memulai percobaan terhadap teknologi disk untuk menggantikan catridge pada game console-nya, Famicom. Namun karena media CD memiliki beberapa kelemahan seperti mudahnya penghapusan, daya tahan yang rendah, dan bahaya pembajakan, percobaan itu tidak pernah terjadi dan hanya sebatas konsep saja. Akhirnya, Nintendo mulai tertarik pada CDROM/XA yang dikembangkan oleh Sony dan Philips. Kemudian Nintendo membuat sebuah kontrak dengan Sony untuk membuat CD-ROM add-on, yang kemudian disebut dengan SNES-CD. Pada saat itu pula, Sony merencanakan pengembangan lainnya. Pengembangan itu berupa akan dibuatnya sebuah game console jenis baru Sony ( yang kemudian dikenal dengan nama proyek Playstation ) yang akan cocok dengan format SNESCD-ROM.
Tahun 1989
Nintendo memutuskan kontrak dengan Sony dan membuat kontrak baru dengan Philips. Hal ini dikarenakan setelah membaca ulang kontrak dengan Sony, Hiroshi Yamauchi sebagai petinggi Nintendo menyadari bahwa Sony memegang kendali seluruh sertifikat yang menyangkut SNESCD-ROM. Setelah kontrak dihentikan, Sony mengumumkan bahwa proyek dengan nama Playstation akan dihentikan. Namun akhirnya perusahaan memutuskan untuk melanjutkan proyek tersebut dengan mempertimbangkan proyek Playstation sudah hampir selesai. Ini menyebabkan Nintendo menuntut Sony dengan alasan pelanggaran kontrak.
Tahun 1991
Pengadilan memutuskan bahwa Sony tidak melanggar perjanjian kontrak dengan Nintendo.
Tahun 1992
Sony dan Nintendo membuat kesepakatan, yang menyatakan Sony Playstation akan tetap menggunakan port untuk SNES game, sedangkan hak patennya kan tetap dimiliki oleh Nintendo dan juga Nintendo akan mendapatkan keuntungan dari penggunaan SNES game.
Tahun 1993
Playstation akhirnya dirilis setelah perombakan ulang konsep. Playstation tidak lagi menggunakan catridge port SNES dan kesepakatan dengan Nintendo telah dibatalkan karena dengan tidak digunakannya catridge port pada Playstation, maka kesepakatan tersebut tidak berlaku lagi.
Kelemahan
Mata optik merupakan kelemahan utama dari game console Playstation. Ini dikarenakan mata optik menjadi lemah jika Playstation tersebut sudah cukup lama digunakan. Akibatnya, dalam men-loading game akan menghabiskan waktu yang cukup lama atau game tersebut akan sama sekali tidak ter-loading, karena mata optik lemah tidak mampu membaca CD game tersebut. Seringkali, para pemilik game console mengatasi masalah ini dengan membalikkan atau memiringkan Playstation mereka. Namun, ini hanyalah sebuah solusi sementara. Mereka akan menemui masalah yang serupa setelah selang beberapa waktu kemudian, sehingga Playstation akan dimiringkan dengan sudut yang lebih besar atau berlawanan arah. Daripada memperbaiki atau mengganti mata optik yang sudah lemah, kebanyakan dari pemilik konsol ini lebih memilih untuk menjual Playstation mereka dan membeli unit yang baru. Ini disebabkan biaya perbaikan hampir tidak berbanding jauh dengan harga Playstation yang baru.
Karena menggunakan CD sebagai media penyimpanan, maka akan berakibat seringnya munculnya layar loading time di Playstation pada waktu yang cukup lama dan CD mempunyai daya tahan yang lebih rendah dibandingkan dengan catridge.
Kelebihan
Playstation memiliki grafis yang lebih baik dibandingkan game console lainnya pada saat itu.
Biaya untuk membeli media penyimpanan CD lebih murah dibandingkan membeli catridge.
Spesifikasi

CPU Utama

R3000A-compatible (R3051) 32bit RISC chip dengan kecepatan 33.8688 MHz. Chip ini diproduksi oleh LSI Logic Corp dengan lisensi teknologi dari SGI. Chip ini memiliki Mesin Transformasi Geometri (Geometry Transformation Engine) dan Mesin Dekompresi Data (Data Decompression Engine).

Fitur :
Performa Operasi (Operating Performance) 30 juta instruksi per detik (MIPS).
Lebar jalur data (Bus Bandwidth) 132 Mb/s.
Instruction Cache 4 KB.
Data Cache 1 KB (non associative, hanya 1024 bytes dari pemetaan SRAM -Static Random Access Memory- cepat).
Mesin Transformasi Geometri ( Geometry Transformation Engine )

Terletak di dalam chip CPU. Bertugas melakukan rendering grafis 3 dimensi.

Fitur :
Performa Operasi (Operating Performance) 66 juta instruksi per detik.
360,000 Flat-Shaded Polygons per detik.
180,000 pemetaan tekstur dan poligon bersumber cahaya setiap detik (texture mapped and light-sourced polygons).
Mesin Dekompresi Data ( Data Decompression Engine )

Juga terletak di dalam chip CPU. Bertugas melakukan dekompresi gambar dan video. Menurut dokumentasi: membaca 3 RLE-encoded 16x16 blok makro, menjalankan IDCT dan menyusun sebuah makro blok RGB 16x16. Data output di pindahkan langsung ke GPU melalui DMA. Sangat mungkin untuk melakukan overwrite matriks IDCT dan beberapa parameter tambahan, sayangnya instruksi internal MDEC tidak pernah didokumentasikan.

Fitur :
Kompatible dengan file MPEG1 dan H.261.
Performa Operasi (Operating Performance) 80 juta instruksi per detik.
Terhubung langsung dengan Bus CPU.
Unit Pengolah Grafis (Graphics Processing Unit)

Chip ini terpisah dari CPU dan menangani semua proses grafik 2 dimensi.

Fitur :
Maksimum 16.7 juta warna.
Dapat menganai resolusi 256x224 sampai 640x480.
Memiliki frame buffer yang bisa diatur.
Unlimited Colour Lookup Tables.
Maksimum 4000 8x8 pixel sprites dengan individual scaling and rotation.
Dapat menangani latar belakang simultan (untuk parallax scrolling).
Dapat melakukan Flat or Gouraud shading, dan texture mapping.
Suara (Audio)

Chip ini menangani proses suara (audio).

Fitur :
Dapat menangani sumber ADPCM sampai 24 kanal dan sampai 44.1 kHz sampling rate.
Dapat melakukan efek digital termasuk Pitch Modulation, Envelope, Looping, dan Digital Revert.
Dapat menangani sampel waveforms sampai 512Kb.
Mendukung instrumen MIDI.
Format nama file PC : .PSF.
Memori
RAM Utama : 2 Megabytes (4 Megabytes untuk Blue Console).
Video RAM : 1 Megabytes.
Sound RAM : 512 Kilobytes.
CD-ROM Buffer: 32 Kilobytes.
Operating System ROM : 512 Kilobytes.
PlayStation Memory Cards memiliki kapasitas 128 Kilobytes di dalam EEPROM.
CD-ROM

Fitur :
Two Speed, maksimum transmisi data 300 KB/s.
XA Compliant.

banting setir jadi pengusaha game?

Hary Tanoesoedibjo terus memperluas ekspansi bisnis di dunia media terutama media online. HT panggil akrabnya, merambah bisnis game online melalui PT Global Mediacom Tbk (BMRT). 

Pemilik group MNC ini, menginvestasikan dana cukup besar guna mengembangkan layanan produk WeChat.

"Jadi nilai investasi akan bertambah dari ketiga pihak yang melakukan joint venture ini dalam mengembangkan aplikasi WeChat. Industri internet juga terus meningkat dari tahun ke tahunnya," ujar CEO MNC Group, Hary Tanoesoedibjo di Kebon Sirih, Jakarta, Kamis (28/2).

Dia mengatakan jika dilihat dari populasi di Indonesia saat yang mencapai 250 juta jiwa. Dari jumlah tersebut, We Chat berharap bisa membidik sekitar 70 persen dari jumlah populasi di Indonesia, atau sekitar 170 juta pengguna aplikasi WeChat.

"Masyarakat kita itu rata-rata umurnya di bawah 40 tahun yang menyukai aplikasi twitter, BBM dan Facebook. Mereka lah target market aplikasi WeChat," ungkapnya.

Saat ditanyakan terkait dengan keuntungan pendapatan, Harry menjelaskan nanti ketiga pihak akan mendapatkan profit pendapatan yang sesuai porsi kepemilikan saham. Porsi keuntungan itu tersebar baik dari bisnis game online, aplikasi yang menarik dan produk internet lainnya.

"Porsi profit akan banyak dari game online dan produk internet. Namun fokusnya akan mengembangkan internet yang berbasis ke media. Itu hal yang menarik perlu dikembangkan," ujarnya.

Porsi investasi MNC Group mencapai 40 persen. Sementara untuk dua mitranya, Tencent sekitar 40 persen dan sisanya sekitar 20 persen dari HillHouse Capital. "Produk mobile di Indonesia sudah banyak. Karena itu aplikasi We Chat bisa digunakan di smartphone, sehingga bisa memudahkan komunikasi sosial sesama pengguna dan networking akan lebih mudah," katanya.

sumber:http://www.merdeka.com/uang/ht-rambah-bisnis-game-online.html

Minggu, 10 Maret 2013

bagaimana cara membuat prosesor




         prosesor adalah salah satu komponen terpenting dalam perangkat elektronik,terutama pada PS,konsol game,atau smartphone,tapi tahukah kalian bagaimana proses pembuatanya,untuk itu yuk kita lihat cara pembuatannya mulai dari mentahannya hingga menjadi prosesor yang kita kenal sekarang
  1. Pasir, seperempat bagiannya terbentuk dari silikon, yakni unsur kimia yang paling berlimpah di muka bumi ini setelah oksigen. Pasir (terutama quartz), mempunyai persentase silikon yang tinggi di dalam bentuk Silicon Dioxide (SiO2) dan pasir merupakan bahan pokok untuk memproduksi semiconductor (tahap 1).
  2. Setelah memperoleh mentahan dari pasir dan memisahkan silikonnya, materiil yang kelebihan dibuang. Lalu, silikon dimurnikan secara bertahap hingga mencapai kualitas ‘semiconductor manufacturing quality’, atau biasa disebut ‘electronic grade silicon’. Pemurnian ini menghasilkan sesuatu yang sangat dahsyat dimana ‘electronic grade silicon’ hanya boleh memiliki satu ‘alien atom’ di tiap satu milyar atom silikon. Setelah tahap pemurnian silikon selesai, silikon memasuki fase peleburan.  melihat bagaimana kristal yang berukuran besar muncul dari silikon yang dileburkan. Hasilnya adalah kristal tunggal yang disebut ‘Ingot’ (tahap 2).
  3. Kristal tunggal ‘Ingot’ ini terbentuk dari ‘electronic grade silicon’. Besar satu buah ‘Ingot’ kira-kira 100 Kilogram atau 220 pounds, dan memiliki tingkat kemurnian silikon hingga 99,9999 persen   (tahap 3) .
  4. Setelah itu, ‘Ingot’ memasuki tahap pengirisan. ‘Ingot’ di iris tipis hingga menghasilkan ‘silicon discs’, yang disebut dengan ‘Wafers’. Beberapa ‘Ingot’ dapat berdiri hingga 5 kaki. ‘Ingot’ juga memiliki ukuran diameter yang berbeda tergantung seberapa besar ukuran ‘Wafers’ yang diperlukan. CPU jaman sekarang biasanya membutuhkan ‘Wafers’ dengan ukuran 300 mm (tahap 4) .
  5. Setelah diiris, ‘Wafers’ dipoles hingga benar-benar mulus sempurna, permukaannya menjadi seperti cermin yang sangat-sangat halus. Kenyataannya, Intel tidak memproduksi sendiri ‘Ingots’ dan ‘Wafers’, melainkan Intel membelinya dari perusahaan ‘third-party’. Processor Intel dengan teknologi 45nm, menggunakan ‘Wafers’ dengan ukuran 300mm (12 inch), sedangkan saat pertama kali Intel membuat Chip, Intel menggunakan ‘Wafers’ dengan ukuran 50mm (2 inch) (tahap 5).
  6. Cairan biru seperti yang terlihat pada gambar di atas, adalah ‘Photo Resist’ seperti yang digunakan pada ‘Film’ pada fotografi. ‘Wafers’ diputar dalam tahap ini supaya lapisannya dapat merata halus dan tipis (tahap 6).
  7. Di dalam fase ini, ‘Photo Resist’ disinari cahaya ‘Ultra Violet’. Reaksi kimia yang terjadi dalam proses ini mirip dengan ‘Film’ kamera yang terjadi pada saat kita menekan shutter (tahap 7).
  8. Daerah paling kuat atau tahan di ‘Wafer’ menjadi fleksibel dan rapuh akibat efek dari sinar ‘Ultra Violet’. Pencahayaan menjadi berhasil dengan menggunakan pelindung yang berfungsi seperti stensil. Saat disinari sinar ‘Ultra Violet’, lapisan pelindung membuat pola sirkuit. Di dalam pembuatan Processor, sangat penting dan utama untuk mengulangi proses ini berulang-ulang hingga lapisan-lapisannya berada di atas lapisan bawahnya, begitu seterusnya .Lensa di tengah berfungsi untuk mengecilkan cahaya menjadi sebuah fokus yang berukuran kecil (tahap 8) .
  9. Dari gambar di atas, kita dapat gambaran bagaimana jika satu buah ‘Transistor’ kita lihat dengan mata telanjang. Transistor berfungsi seperti saklar, mengendalikan aliran arus listrik di dalam ‘Chip’ komputer. Peneliti Intel telah mengembangkan transistor menjadi sangat kecil sehingga sekitar 30 juta ‘Transistor’ dapat menancap di ujung ‘Pin’(tahap 9) .
  10. Setelah disinari sinar ‘Ultra Violet’, bidang ‘Photo Resist’ benar-benar hancur lebur. Gambar di atas menampakan pola ‘Photo Resist’ yang tercipta dari lapisan pelindung. Pola ini merupakan awal dari ‘transistors’, ‘interconnects’, dan hal yang berhubungan dengan listrik berawal dari sini (tahap 10) .
  11. Meskipun bidangnya hancur, lapisan ‘Photo Resist’ masih melindungi materiil ‘Wafer’ sehingga tidak akan tersketsa. Bagian yang tidak terlindungi akan disketsa dengan bahan kimia (tahap 11).
  12. Setelah tersketsa, lapisan ‘Photo Resist’ diangkat dan bentuk yang diinginkan menjadi tampak    (tahap 12).
  13.  ‘Photo Resist’ kembali digunakan dan disinari dengan sinar ‘Ultra Violet’. ‘Photo Resist’ yang tersinari kemudian dicuci dahulu sebelum melangkah ke tahap selanjutnya, proses pencucian ini dinamakan ‘Ion Doping’, proses dimana partikel ion ditabrakan ke ‘Wafer’, sehingga sifat kimia silikon dirubah, agar CPU dapat mengkontrol arus listrik (tahap 13) .
  14. Melalui proses yang dinamakan ‘Ion Implantation’ (bagian dari proses Ion Doping) daerah silikon pada ‘Wafers’ ditembak oleh ion. Ion ditanamkan di silikon supaya merubah daya antar silikon dengan listrik. Ion didorong ke permukaan ‘Wafer’ dengan kecepatan tinggi. Medan listrik melajukan ion dengan kecepatan lebih dari 300,000 Km/jam (sekitar 185,000 mph) (tahap 14) 
  15. Setelah ion ditanamkan, ‘Photo Resist’ diangkat, dan materiil yang bewarna hijau pada gambar sekarang sudah tertanam ‘Alien Atoms’(tahap 15)
  16. Transistor ini sudah hampir selesai. Tiga lubang telah tersketsa di lapisan isolasi (warna ungu kemerahan) yang berada di atas transistor. Tiga lubang ini akan diisi dengan tembaga, yang berfungsi untuk menghubungkan transistor ini dengan transistor lain(tahap 16) .
  17. ‘Wafers’ memasuki tahap ‘copper sulphate solution’ pada tingkat ini. Ion tembaga disimpan ke dalam transistor melalui proses yang dinamakan ‘Electroplating’. Ion tembaga berjalan dari terminal positif (anode) menuju terminal negatif (cathode) (tahap 17) .
  18. Ion tembaga telah menjadi lapisan tipis di permukaan ‘Wafers’(tahap 18). 
  19. Materiil yang kelebihan dihaluskan, meninggalkan lapisan tembaga yang sangat tipis(tahap 19).
  20. Kemudian kumpulan lapisan logam dibuat salingdihubungkan dengan bermacam-macam transistors. Bagaimana rangkaian hubungan ini disambungkan, itu ditentukan oleh teknik arsitektur dan desain tim yang mengembangkan kemampuan masing-masing processor. Dimana chip komputer terlihat sangat datar, sebenarnya memiliki lebih dari 20 lapisan untuk membuat sirkuit yang kompleks. Jika kamu melihat dengan kaca pembesar, kamu akan melihat jaringan bentuk sirkuit yang rumit, dan transistors yang terlihat futuristik, ‘Multi-Layered Highway System’.
  21. Ini hanya contoh super kecil dari ‘Wafer’ yang akan melalui tahap test kemampuan pertama. Di tahapan ini, sebuah pola test dikirimkan ke tiap-tiap chip, lalu respon dari chip akan dimonitor dan dibandingkan dengan ‘The Right Answer’(tahap 21) .
  22. Setelah hasil test menunjukan bahwa ‘Wafer’ lulus, ‘Wafer’ dipotong menjadi sebuah bagian yang disebut ‘Dies’(tahap 22).
  23. ‘Dies’ yang lulus test, akan diikutkan ke tahap selanjutnya yaitu ‘Packaging’. ‘Dies’ yang tidak lulus, dibuang .
  24. Ini adalah gambar satu ‘Die’, yang tadinya dipotong pada proses sebelumnya. ‘Die’ pada gambar ini adalah ‘Die’ dari Intel Core i7 Processor (tahap 23) .
  25. Lapisan bawah, ‘Die’, dan ‘Heatspreader’ dipasang bersama untuk membentuk ‘Processor’. Lapisan hijau yang bawah, digunakan untuk membentuk listrik dan ‘Mechanical Interface’ untuk Processor supaya dapat berinteraksi dengan sistem PC. ‘Heatspreader’ adalah ‘Thermal Interface’ dimana solusi pendinginan diterapkan, sehingga Processor dapat tetap dingin dalam beroperasi (tahap 24) .
  26. ‘Microprocessor’ adalah produk terkompleks di dunia ini. Faktanya, untuk membuatnya memerlukan ratusan tahap dan yang kita uraikan sebelumnya hanyalah yang penting saja (tahap 25).
  27. Selama tes terakhir untuk Processor, Processor di tes karakteristiknya, seperti penggunaan daya dan frekwensi maksimumnya (tahap 26).
  28. Berdasarkan hasil test sebelumnya, Processor dikelompokan dengan Processor yang memiliki kemampuan sama. Proses ini dinamakan dengan ‘Binning’, ‘Binning’ ditentukan dari frekwensi maksimum Processor, kemudian tumpukan Processor dibagi dan dijual sesuai dengan spesifikasi stabilnya (tahap 27).
  29. Prosessor yang sudah dikemas dan dites, pergi menuju pabrik atau dijual eceran  di toko komputer  .
mau coba internetan sambil dapat penghasilan?coba klik http://www.idsurvei.com/survei/hamzahkyota/
tahap 1

tahap 2

tahap 3

tahap 4

tahap 5

tahap 6

tahap 7

tahap 8

tahap 9

tahap 10

tahap 11

tahap 12

tahap 13

tahap 14

tahap 15

tahap 16

tahap 17

tahap 18

tahap 19

tahap 20
tahap 21

tahap 22

tahap 23

tahap 24

tahap 25

tahap 26

tahap 27



sumber:
dengan sedikit perubahan.




Sabtu, 09 Februari 2013

konsol game,dari "prasejara"menuju "tercanggih"

HALLO APA KABAR !!!!!
ah sudah lama ana gak update ,he...he...he.... harap maklum ana habis selesai UAS dikampus. tak terasa kini kita akan meyambut generasi baru konsol game yang ke delapan dan memang masih Nintendo yang "mencuri start"dahulu namun tenang saja di pertengahan tahun ini kompetitor lain seperti Sony dan Microsoft akan merilis "senjata" mereka ,sambil menunggu perang konsol dimulai mari sejenak kita napak tilas perjalanan konsol game dari masa -kemasa 
 GENERASI PERTAMA
Dahulu orang belum mengenal apa itu game . Game mulai muncul pada tahun 1972, pada saat itu, orang masih belum mengenal apa itu game konsol dan game komputer, saat itu hanya ada istilah ”video game”, yaitu sebuah permainan elektronik yang menampilkan gambar bergerak (video). Pada tahun 1972 ini, sebuah perusahaan bernama Magnavox meluncurkan video game pertama, yaitu Odyssey.
Bisa dibilang, Odyssey merupakan pelopor konsol game di dunia namun bukanlah sebuah mesin yang sukses, penjualannya tidak menunjukkan antusias konsumen. Tidak lama berselang, sebuah game arcade legendaris Atari berjudul Pong hadir. Pong merupakan sebuah game sederhana yang mengambil konsep permainan tenis, satu bola dan 2 papan di kiri dan kanan, pemain sebisa mungkin harus berusaha mengembalikan bola ke daerah lawan, tentu kalian sudah pernah melihat game yang hingga 2009 ini masih dimainkan.
Atari merilis Pong dalam bentuk sebuah mesin arcade (ding dong) bernama Sears. Akhirnya, pada tahun 1975, Magnavox menghentikan produksi Odyssey. Sebagai gantinya, mereka mengikuti jejak Atari, memproduksi mesin ding dong bernama Odyssey 100, yang khusus menyajikan game Pong.


GENERASI KEDUA
Pada tahun 1976, Fairchild mencoba menghidupkan kembali dunia video game dengan menciptakan VES (Video Entertainment System). VES adalah mesin pertama yang disebut ”konsol”. Konsol ini menggunakan kaset magnetik yang disebut cartridge. konsep inilah kemudian diikuti oleh beberapa produsen lain, termasuk Atari, Magnavox, dan RCA, ketiga perusahaan tersebut juga merilis konsol serupa.
Pada tahun 1977, dunia konsol menjadi tidak populer, game-game yang ada tidak berhasil menarik minat. Fairchild dan RCA mengalami kebangkrutan. Praktis, hanya ada Atari dan Magnavox yang masih bertahan di dunia video game. Sekitar tahun 1978, Magnavox meluncurkan Odyssey 2, seperti pendahulunya, konsol ini gagal menjadi hit. Tak lama berselang, Atari meluncurkan konsol legendaris, Atari 2600, yang terkenal dengan game Space Invaders-nya. Dan mulai tahun 1980, berbagai produsen konsol muncul, dan mereka mengambil Atari 2600 sebagai konsep dasar, perkembangan dunia game pun semakin pesat.
Tiga tahun berselang, tepatnya tahun 1983, dunia video game kembali terpuruk. Game-game yang kurang kreatif membuat konsol kembali mendapat sambutan dingin, apalagi, PC saat itu menjadi semakin canggih. Orang lebih memilih membeli PC ketimbang konsol video game, selain untuk bermain, PC juga produktif untuk bekerja.
Kampanye seperti inilah yang terjadi di pasar dan membuat hampir seluruh perusahaan konsol mengalami kebangkrutan. Dan tahun 1983 ini menjadi titik di mana game-game komputer (PC Game) semakin berkembang pesat, hingga saat ini. Pelopor PC ber-game saat itu adalah Commodore 64, konsol sekaligus personal computer yang menyediakan tampilan grafis 16-warna dan memiliki kapasitas memori jauh lebih baik dari konsol videogame model apa pun.
Atari 2600, sempat menjadi hit pada era 80-an. Dan memiliki penerusnya bernama Atari 2600 Jr.

GENERASI KETIGA
Hancurnya dunia konsol, menggugah perusahaan bernama Nintendo untuk mencoba membangkitkan industri video game kembali. Perusahaan Jepang ini menciptakan gebrakan baru, sebuah konsol bernama Famicom/Nintendo Entertainment System (NES) dirilis di akhir 1983. Konsol ini menampilkan gambar dan animasi resolusi tinggi untuk pertama kalinya. Setelah mendapat sambutan hangat di Jepang, Nintendo memperluas pemasarannya ke Amerika, yang dikenal dengan NES (Nintendo Entertainment System). Nintendo memiliki chip pengaman pada cartridge game mereka, dengan demikian seluruh game yang akan dirilis haruslah seijin developer Nintendo. Dan saaat itu Nintendo merilis sebuah game legendaris, Super Mario Brothers, yang menjadi maskot bagi perusahaan ini yakni Mario . 
GENERASI KEEMPAT
Famicom / NES mendapat sambutan hangat di seluruh dunia, dan sebuah perusahaan bernama Sega mencoba menyaingi Nintendo. Pada tahun 1988, Sega merilis konsol next-generation mereka, Sega Mega Drive (yang juga dikenal dengan Sega Genesis). Konsol ini menyajikan gambar yang lebih tajam dan animasi yang lebih halus dibanding NES. Konsol ini cukup berhasil memberi tekanan, namun NES tetap bertahan dengan angka penjualan tinggi. Dua tahun berselang, pada 1990, Nintendo kembali menggebrak dengan konsol next-gen mereka,Super Famicom / SNES (Super Nintendo Entertainment System). Selama 4 tahun, Nintendo dan Sega menjadi rival , meskipun ada beberapa produsen seperti SNK dengan NeoGeo-nya, NEC dengan TurboGrafx-16 dan Phillips CD-i, namun kedua konsol ini begitu handal dan populer.
Rivalitas yang legendaris, Super NES dan Mario Brothers sebagai ikonnya
melawan SEGA Mega Drive dan Sonic the Hedgehog sebagai ikonnya.
GENERASI KELIMA
Dimulai dari 1990 - 1994, Nintendo dan SEGA tetap bersaing. Berbagai game fenomenal dirilis. SNES menyertakan chip Super FX pada cartridge mereka, dan Sega menggunakan Sega Virtua Processor, keduanya bertujuan untuk meningkatkan kualitas grafis dari game. Alhasil, SNES dan Sega saling beradu dengan game-game keren seperti Donky Kong Country (SNES) dan Vectorman (Sega).
Pada awal generasi kelima ini dimulai pada tahun 1993,Panasonic, sebuah perusahaan ternama merilis konsol buatan mereka yang bernama Panasonic 3DO. konsol ini pertama kali menggunakan CD (Compact Disk) sebagai pengganti cartridge. Namun ,harga yang tak bersahabat membuat konsol ini tidak populer, 3DO tidak bertahan lama dan harus segera menghentikan produksinya
Selanjutnya, tahun 1994, Atari kembali meluncurkan konsol baru untuk menandingi Nintendo dan Sega. Yaitu Atari Jaguar .Konsol ini jauh lebih canggih dibandingkan NES maupun Mega Drive, tetapi kontrol yang sulit menjadi kendala, belum lagi, pada saat yang sama, Sony merilis konsol legendarisnya, PlayStation. Atari bangkrut dan akhirnya melakukan merger.
Konsol basis CD yang pertama kali menuai sukses adalah Sony PlayStation. Konsol Jepang ini segera mendapat sambutan hangat, dan hingga saat ini, PlayStation sudah terjual ratusan juta unit. PlayStation yang juga disebut PS-One merupakan konsol terlaris sepanjang masa. Sega dan Nintendo tampaknya menyadari ketertinggalan mereka dari Sony. Sega kemudian merilis Sega Saturn, dan Nintendo mengeluarkan Nintendo 64. Tapi, sayangnya, kedua konsol ini sudah tak mampu lagi menyaingi konsol dari Sony ini.
GENERASI KEENAM
Setelah kejatuhan Nintendo dan Sega, kini dunia konsol menjadi milik Sony seorang. PlayStation menjadi raja dan bisa dibilang tidak memiliki pesaing. Sega mencoba merilis konsol generasi keenamnya, Sega Dreamcast pada 1999 untuk mematahkan dominasi Sony, Sega Dreamcast menjadi trend center konsol nex-gen dikemudian hari karena mengusung konsep multi player melalui jaringan internet dan memiliki grafis yang unggul dimasanya,namun,pada tahun 2002. Sega Dreamcast harus mengakui keunggulan konsol milik Sony ,PlayStation 2.Dan akhirnya pada tahun itu juga, Sega mengundurkan diri dari dunia produsen konsol.
Sony semakin ’merajalela’ ketika mereka berhasil merilis konsol PlayStation 2, yang sudah berbasis DVD pada tahun 2000. Nintendo mencoba bertahan di dunia konsol dengan merilis GameCube. Konsol ini tidak menggunakan DVD 12 cm biasa, melainkan DVD yang berukuran lebih kecil, yaitu 8 cm. Ukuran keping medianya yang lagi-lagi nyeleneh membuat GameCube kurang populer.
Satu-satunya pesaing serius PlayStation 2 adalah Xbox. Sebuah konsol keluaran Microsoft ini menggebrak dengan tampilan visual yang sangat tajam dan berkualitas yang kala itu lebih menarik dibanding dengan PlayStation 2. Namun saying,game-game yang diilis Xbox ternyata tidak sepopuler PlayStation 2. Salah satu game Xbox yang cukup fenomenal yaitu Halo. Karena game ini telah memanfaatkan fasilitas yang dikembangkan oleh Microsoft, yaitu Xbox Live.
GENERASI KETUJUH
Bisa dibilang, Xbox terlambat merilis konsolnya ke pasaran dibanding PlayStation 2 serta support game-game kenamaan juga sangat minim. namun, Microsoft seolah telah belajar dari kesalahan dari pendahulunya. Pada saat Sony masih melakukan riset pada konsol terbarunya ,PlayStation 3 yang memakai Blu-Ray sebagai media playernya, Microsoft kali ini telah mengambil keputusan yang lebih cepat. Xbox 360, konsol generasi terterbarunya yang memanfaatkan media HD-DVD diluncurkan pada bulan November 2005.
Xbox 360 hadir dengan fitur-fitur istimewanya, dimulai dengan grafis, hingga titel-titel game terkenal diantaranya , Xbox Live semakin disempurnakan, dan mendapat sambutan luar biasa dari para gamer di seluruh dunia.
Pada tahun 2006,giliran Sony yang merilis konsol Next-gen nya. PlayStation 3 pada bulan November 2006, selang seminggu sebelum Nintendo meluncurkan konsol revolusionernya, yaitu Nintendo Wii. Pada posisi saat ini PlayStation 3 berada pada posisi yang kurang menguntungkan, selain karena Xbox 360 sudah ‘’mendahului’’ start dahulu dibandingkan competitor lain, Wii juga menawarkan inovasi dalam bermain game. Pada kontroler mereka yang dibekali ’motion sensitive’,system kendali Nintendo Wii yang menggunakan gerakan sebagai perintah dalam mengendalikan permainan . Apalagi, harga konsol ini lebih ‘’ramah’’ .bandingkan dengan konsol terbaru Sony PlayStation 3 yang merupakan konsol paling mahal dibanding dua pesaingnya. Alhasil, penjualan PlayStation 3 menjadi yang terendah di bawah Xbox 360 dan Wii .

Lima tahun telah berlalu setelah perilisan ketiga konsol tersebut sudah menandakan bahwa  tiap -tiap konsol harus mulai merilis konsol baru ,namun dalam kenyataannya masing -masing konsol belum siap merilis konsol terbaru mereka .mereka lebih sibuk membuat perangkat tambahan yang mendukung motion sensitive yang dimiliki nintendo Wii yang dulu sempat dipandang sebelah mata oleh para kompetitor lain (playstation 3 dan Xbox 360 )
Pada tahun 2010 sony merilis playstation move sedangkan microsoft dengan kinect .playstation move dikendalikan menggunakan tongkat pengontrol gerak genggam, PlayStation Move menggunakan kamera PlayStation Eye untuk melacak posisi tongkat, dan sensor inersia dalam tongkat untuk mendeteksi gerakan si pengguna .sedangkan kinect dikendalikan menggunakan sistem"controller-free gaming'' atau menggunakan kamera untuk membaca gerakan tubuh yang selanjutnya diubah menjadi perintah gerak dalam permainan ,nintendo hanya menambahkan perangkat tambahan berupa Wii motion plus,yaitu perangkat yang mampu memberi gerakan akurat tubuh para pemain dalam game hingga perbandingan 1:1 atau sama pada permainan.namun dipenghujung usia Wii,Nintendo merilis versi "slim" dari nintendo Wii, yaitu Nintendo Mini Wii,bisa ditebak kalo yang satu ini memiliki banyak pemangkasan piranti ,mini Wii hanya bisa memainkan game Wii saja ,tanpa dukungan backward complitible .namun harganya cukup "bersahaja" sekitar satu jutaan .
meskipun kalah canggih dibandingkan kedua kompetitornya namun penjualannya bisa dibilang sukses dibandingkan pesaingnya bahkan konsol buatan mereka sendiri . 
 GENERASI KEDELAPAN

pada tahun 2011 nintendo akan mengumumkan penerus Wii ,yaitu Wii U pada pameran E3 tahun 2011,pada awalnya Konsol ini pertama kali disusun pada tahun 2008,setelah Nintendo dikritik memiliki beberapa keterbatasan dengan Wii. kekurangannya adalah pada Permainan yang  kurang HD(High Diferend) dan infrastruktur jaringan yang terbatas untuk Wii ,mereka memutuskan bahwa konsol baru harus dibuat untuk mengakomodasi perubahan-perubahan struktural yang signifikan.
Konsep layar sentuh tertanam dalam controller pada awalnya terinspirasi oleh cahaya biru di Wii yang menyala untuk mengindikasikan pesan baru Miyamoto dan timnya ingin menyertakan layar kecil untuk memberikan pesan umpan balik permainan dan status untuk pemain (mirip dengan VMU untuk Dreamcast Sega). kemudian dalam pengerjaannyadikembangkan ke layar penuh yang bisa menampilkan permainan yang dimainkan secara keseluruhan.Fitur utama dari controller adalah built-in touchscreen, yang baik suplemen atau meniru permainan yang ditampilkan di layar televisi. serta pengendali beberapa karakteristik dari Nintendo 3DS seperti accelerometer, giroskop, kamera, serta built-in microphone dan layar sentuh resistif
entah ini sebuah kebetulan atau memang sedang mengikuti tren saat ini dimana tablet menjadi model kontrolernya dan ternyata "layar sakti" ini menjadi nilai tambah dalam konsol pembuka ini yang membantu gamer mengendalikan karakternya
 Generasi pertama

 Generasi kedua

 Generasi ketiga  

 
 Generasi keempat

 Generasi kelima

 Generasi keenam

 Generasi ketujuh

 Generasi kedelapan

sumber:
 http://dakwahbilgame.blogspot.com